SELF LOVE
Melansir Psychology Today, mencintai diri sendiri
bukan sebatas mengenakan pakaian terbaik, merawat diri, atau lebih mementingkan
diri sendiri ketimbang orang lain. Lebih dari itu, self love adalah mencintai diri sendiri dengan melibatkan aspek
menyadari diri sendiri, menghargai diri sendiri, percaya diri, dan peduli pada
diri sendiri. Jika ada salah satu aspek yang belum terlaksana, maka self love belum sepenuhnya utuh. Untuk
itu, self love adalah perjalanan atau
bentuk proses untuk menggenapi beberapa aspek yang sudah dijelaskan di atas.
Belakangan ini, kata self love banyak digunakan oleh banyak
orang. Memangnya seberapa penting self
love atau menyayangi diri sendiri
bagi kita? dikutip dari Medical News
Today, peduli dan sayang pada diri sendiri paling dibutuhkan orang yang
giat bekerja keras, terus-terusan menantang diri sendiri, dan terobsesi pada
kesempurnaan. Pressure pada diri
sendiri tersebut lahir dari keinginan untuk terus unggul daripada yang lain dan
ingin segala sesuatunya sempurna sepanjang waktu. Menurut penelitian, sikap
tersebut dapat mendorong seseorang mengalami gangguan kesehatan mental dan
fisik. Untuk itu, diperlukan welas asih dan legawa pada diri sendiri sebagai
kontrol, agar seseorang tidak terus-menerus "menuntut" diri sendiri
terlalu keras. Dengan self love, seseorang mampu berpikir lebih jernih saat
menghadapi atau mencari solusi suatu masalah.
Lalu, apa saja manfaat
self love? yang pertama, kamu akan mendapatkan kebahagiaan ekstra dalam
hidupmu, take and give itu memang
benar, contohnya adalah self love.
Ketika kamu berhasil mencintai diri sendiri dan orang lain, maka orang-orang di
sekitarmu pun akan kembali mencintaimu dengan setulus hatinya. Menyenangkan,
bukan? Apalagi di era sekarang, dimana mendapatkan cinta yang tulus itu
sangatlah sulit, karena kebanyakan orang selalu mengharapkan imbalan dari apa
yang diperbuat dan diberikannya kepada orang lain. Kedua, Self love itu penting karena membuatmu semakin pede dalam hal
apapun. Rasa percaya diri muncul dari dalam diri sendiri, bukan dari orang
lain. Sekuat apapun orang lain menyuarakan kalau kamu pintar, cantik, dan
istimewa, kalau kamu sendiri saja nggak percaya sama hal-hal itu, hasilnya akan
nihil. Percaya diri memang merupakan hal yang paling sulit dilakukan, baik itu
menyangkut fisik, penampilan, keterampilan, bakat, dan lainnya. Padahal, ketika
kamu percaya diri, hidupmu akan jauh lebih baik. Kamu lebih mudah mendapatkan
pekerjaan atau dikenal oleh orang lain.. Ketiga, Mau menerima diri sendiri apa adanya.
Nobody’s perfect. Yup, semua orang
punya kelebihan dan kekurangan. Tapi, jangan jadikan kekurangan sebagai
penghambat dalam segala hal, terutama dalam meningkatkan kualitas diri. Justru,
dengan kekurangan itulah, kamu harus mau belajar menerima dirimu apa adanya.
Ketika kamu mengetahui letak kelemahanmu, kamu akan berusaha menemukan letak
kelebihanmu. Bahkan, kamu bisa menggunakan kelemahanmu sebagai kekuatan barumu.
Tujuannya bukan untuk menutupi kelemahan, tapi lebih ke arah ‘memperbaiki’ diri
supaya dirimu jauh lebih berkualitas. Melakukan intropeksi diri, kemudian
lakukan perubahan untuk menjadi lebih baik lagi. Keempat, Self love itu penting karena duniamu akan dikelilingi energi
positif. Ketika kamu berhasil mencintai dirimu sendiri, pola pikirmu terhadap
hal-hal di sekitarmu akan ikut berubah ke arah yang lebih positif. Sikap ini
membuatmu mampu melihat segala hal dari perspektif yang berbeda. Ketika orang
lain punya perspektif jelek terhadap seseorang, kamu justru sebaliknya.
Perspektif ini sifatnya personal dan pastinya berbeda-beda setiap orang. Jadi,
kamu nggak bisa memaksa orang lain untuk punya perspektif yang sama denganmu.
Banyak sekali bukan
manfaat selflove ? Disamping
manfaatnya yang banyak dan penting sekali untuk dilakukan, self love memang selayaknya dilakukan oleh semua orang. Maka dari
itu, lakukan self love dan niscaya
hidup mu akan berubah.
Komentar
Posting Komentar